"If bright I pursue"
"B'coz unbright you have to pursue"
"If there's sign I'll close"
"B'coz no sign you have to present your feeling"
"I gave my signs, no respons"
"Let me say something about you, son. You are fading!"
"No! I am not fading. I just. . .am melting, I am musing and feeling all the atmosphere. Just only dreaming."
"Say something more!"
***
Only God knows how much I have great interest her . . .
Only God knows how much I wanna hug if available . . .
Only God knows how I observe her eyes like pearl . . .
Only God knows how dare me dreams her without manner . . .
Only God knows how difficult the heart to put in order . . .
Feel it deeper . . .
And I wish you smile brighter, well soon!
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 April 2014
Minggu, 25 November 2012
Dikata Damai
![]() |
| Image. Google |
Bercicit-cicit ia merindu induk,
Masih belum nampak bulu di sayap,
Induk tawakal pada sang Khaliq.
Yang terbang maka kebebasan,
Yang menyelam maka tantangan,
Yang berlari maka meraih,
Mereka inginkan bahagia sedikit bertalu.
Kami tiada menahu arti ikhlas,
Sebab ianya kami rasai,
Berjalan, berbagi, bersama, menghadapi.
Tit-tit-tit... tibalah kami dipertemukan bahagia.
Berlalu hari bertambahnya kami,
Gonggongan Hyrax tak usah dipeduli,
Tanah, air, langit harus dirasai,
Kenal diri itulah bestari.
Kehidupan nan tumbuh, berbahagia sang induk,
Di bawah takjub, di atas menunduk,
Pada lasykar syukur lah syurga teruntuk,
Berdendang-dendang hati yang khusyuk.
Minggu, 16 Oktober 2011
"Beraura Aurora"
Cahayanya berlajur-lajur menyelinap masuk ke kamarku, terpola dari rajutan rupa korden.***
Seperti ingin merubungi senyum seorang pinakan dari senyummu.
***
Terlahir dirasi Jadazat, lalu rasimu apa? Karena hendakku tarik garis-garis Cartesius, melihat adakah terlampir rasi kita bertautan.
***
Hati siapa yang mau berbagi tempias aura jelitamu. Hati itu satu.
***
Mozart bisakah kau tunjukan padanya bagaimana nada rasa ini dalam lajur-lajur balok nada? Buat ia tahu. Bagianmu juga Beethoven.
***
Gelap dalam keluar lirih-lirih kecil, makin dewasa senyummu makin ber-aura Aurora.
Langganan:
Postingan (Atom)
